LAPORAN PENDAHULUAN TENTANG SEROSIS HEPATITIS

Anatomi fisiologi hati :

Hati terbagi dalam dua belahan besar dan dibagi dalam empat lobus.
Hati ada em

This slideshow requires JavaScript.

pat pembuluh darah utama :
Ø  Arteri hepatika : pembulih darah yang masuk ke hati
Ø  Vena porta : pembuluh darah yang masuk ke hati
Ø  Vena hepatika : pembuluh darah yang keluar dari hati
Ø  Saluran empedu : pembuluh darah yang keluar dari hati.
Fungsi hati :
¨      Mengubah zat makanan yang diabsobsi dari usus dan yang disimpan disuatu tempat dalam tubuh, dikeluarkannya sesuai dengan pemakaian dalam jaringan.
¨      Mengubah zat buangan dan bahan racun untuk diekskresi dalam empedu dan urine.
¨      Menghasilkan enzim glikogenik glukose menjadi glikogen.
¨      Sekrasi empedu, garam empedu dubuat dihati dibentuk dalam sistem retikulo endotelium dialirkan ke empedu
¨      Membuat ureum
¨      Menyiapkan lemak untuk pemecahan berakhir asam karbonat dan air
PENGERTIAN
Suatu penyakit hati dimana sirkulasi makro, anatomi pembuluh darah besar dan seluruh sistem dihati mengalami perubahan atau tidak teratur dan mengalami fibrosis.
ADA 2 KLASIFIKASI SIROSIS HEPATITIS:
·         Menurut Morfologi
Secara makroskopik sirosis dibagi atas:
1.mikronodular
2.makronodular
3.campuran
Uraian :
1.sirosis mikronodular : ditandai dengan terbentuknya septa tebal teratur, di dalam septa parenkim hati mengandung nodul halus dan kecil merata tersebut seluruh lobul. Sirosis mikronodular besar nodulnya sampai 3 mm, sedangkan sirosis makronodular ada yang berubah menjadi makronodular sehingga dijumpai campuran mikro dan makronodular.
2. sirosis makronodula ditandai dengan terbentuknya septa dengan ketebalan bervariasi, mengandung nodul yang besarnya juga bervariasi ada nodul besar didalamnya ada daerah luas dengan parenkim yang masih baik atau terjadi regenerasi parenkim.
3. sirosis campuran umumnya sirosis hati adalah jenis campuran ini.
·         Etiologi meliputi:
1.      Sirosis alkoholik
2.      Sirosis bilier primer/sekunder
3.      Sirosis karena gangguan nutrisi
4.      Sirosis karena obat-obatan atau bahan kimia
5.      Sirosis karena infeksi
ETIOLOGI
Penyebab dari penyakit serosi adalah :
¨      Hepatits virus
¨      Alkoholisme
¨      Malnutrisi
¨      Serosis billiary
PATOFISIOLOGI
Hepatitis virus
Infeksi terus menerus
Necrosis
Reticulum lobus colab
Daerah parut luas
Fibrosis
SEROSIS
TANDA DAN GEJALANYA :
a. Anamnesia :
¨      Nafsu makan menurun
¨      Merasa perut tidak nyaman
¨      Mual sampai muntah
¨      Perut sering kembung sampai sakit nyeri
¨      Badan terasa lemah
¨      Berat badan menurun
b. Pemeriksaan fisik
KOMPLIKASI
Penyakit ini sering menimbulkan :
a. Perdarahan (varises eosophagus )
b. Portal sistemik encelophati
c. Achites
TES DIAGNOSTIK
  1. Laboratorium :
PENATALAKSANAAN
v  Gizi yang baik/TKTP vitamin cukup
v  Istirahat cukup sampai bed-rust
v  Batasi obat yang mengganggu hepar
v  Beri deuritik
MASALAH KEPERAWATAN YANG MUNGKIN TIMBUL
  • Gangguan perfusi jarimgan jantung
  • Gangguan nutrisi
  • Gangguan rasa nyaman : nyeri abdomen
  • Gangguan volume cairan : kurant / lebih dari kebutuhan
  • Gangguan proses berfikir
  • Potensial perdarahan : oesophagus
  • Potensial penularan virus hepatitis

About adwindo klaten

organisasi adwindo klaten adalah perkumpulan mas dan mbak klaten dari tahun 2003 - 2011
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s